JAMUR TIRAM PUTIH

,JUAL BIBIT JAMUR TIRAM,JUAL BIBIT LINGZHI,JUAL BIBIT KUPINNG,,,,,
JUAL BAG LOG JAMUR TIRAM,JUAL BAG LOG LINGZHI,JUAL BAG LOG KUPING.
-
---BAG LOG TIRAM- ---- 5000
---BAG LOG LINGZHI--- 6000
---BAG LOG KUPING---- 6000

Senin, 22 Oktober 2012

 UD.PERMATA BUNDA
mengajak anda  berbisnis budidaya jamur tiram....!!!
Assalaamu'alaikum Wr Wb, buat rekat-rekan semua, blog ini hadir hanyalah merupakan sharing pengalaman kami dan rekan-rekan. Jika ada manfaat yang bisa diambil, kami sangat bersyukur dan mohon doa. Jika karena sok tahu kami ada yang dirugikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga isinya bisa merupakan salah satu referensi. Wassalaamu'alaikum Wr Wb
KAMI SIAP MELAYANI PEMESANAN DI LUAR PULAU DISELURUH INDONESIA.
           
    f2 HUB 085248061618
     f2 10.000 per botol belum termasuk ongkir

jual bag log jamur tiram...5000 per bag log
jual bag log jamur lingzi...6000 per bag log
jual bag log jamur kuping...6000 per bag log
                                       
                f2



UD. PERMATA BUNDA

di
MARTAPURA


JAMUR DALAM BENTUK KEMASAN<


Rabu, 17 Oktober 2012

JAMUR TIRAM PUTIH


UD.PERMATA BUNDA

karena harga JAMUR TIRAM PUTIH nya yang mahal juga dengan modal yang relatif murah...!!! bisa dikembangkan sebagai usaha sampingan maupun skala besar,hanya dengan memanfaatkan limbah,bahkan hanya dengan lahan yang sangat sempit bisa mendapatkan jutaan bahkan puluhan juta perbulan...!!!

Bagi anda petani jamur, dan peminat bisnis budidaya jamur, kami hadir menawarkan produk yang memudahkan dan menguntungkan anda dalam membudidayakan jamur tiram PUTIH....!!!!


Budidaya Jamur Tiram Putih menjadi bisnis produksi jamur yang semakin bagus prospeknya dan sangat menjanjikan. Jamur tiram putih besar sekali manfaatnya untuk kesehatan dan juga dapat di masak dengan berbagai menu masakan yang nikmat. Budidaya jamur tiram putih sangat menjanjikan sebab cara budidayanya tidak sulit dan permintaan pasar terhadap jamur tiram putih sangat besar.

Trik Budidaya Jamur Tiram Putih adalah dengan melengkapi segala keperluannya. Bahan-bahan dan alat yang diperlukan adalah :

 
           A. Bahan-bahan :

  • Bibit jamur harus yang berkualitas.
  • Bekatul.
  • Air bersih untuk membasahi bekatul.
  • Kapur dolomite untuk mengatur PH.
  • Tepung jagung.
  • Kapas.
  • Serbuk gergaji ( serguk gergaji kayu yang homogen bukan heterogen ) dan hindari   serbuk kayu yang bergetah.
  • Bag Log


            B. Alat-alat :

  • Kumbung jamur atau ruangan khusus untuk mengatur suhu panas dan dingin. Baca :   Cara membuat kumbung jamur
  • Rak Jamur.
  • Alat pengepres untuk pemadatan campuran media.
  • Alat pengaduk bibit ( Spatula ).

Cara budidaya jamur tiram putih :

                                        1. Media

  • Serbuk gergaji ditambahkan air dengan kelembaban kira-kira 50 – 65%.
  • Apabila dicampur dengan tepung jagung maka kompsisinya adalah tepung jagung (   10% ), bekatul ( 10% ), dan serbuk gergaji ( 80% ). Apabila tanpa tepung jagung maka   serbuk gergajinya 15% dan 85%.
  • Campur dengan macam-macam media sampai rata.
  • Kasih kapur dolomite hingga PH menjadi netral atau 7.

                              2. Pengemasan Media
                                    

  • Masukkan dalam plastik bahan-bahan media yang sudah tercampur dengan rata.
  • Media kemudian dipres dengan rapat namun pada mulut pastiknya di beri cincin yang   fungsinya untuk memasukkan bibit jamur nantinya.
  • Tutup ujung media dengan kapas agar tak terkena uap.

                                    3. Seterilisasi

  • Masukkan dalam plastik bahan-bahan media yang sudah tercampur dengan rata.
  • Media kemudian dipres dengan rapat namun pada mulut pastiknya di beri cincin yang   fungsinya untuk memasukkan bibit jamur nantinya.
  •  Tutup ujung media dengan kapas agar tak terkena uap.
  • dan tutup rapat drum agar asap tidak keluar.
  • seperti gambar di bawah ini.

                            3. trik Seterilisasi

Trik budidaya jamur tiram tak lepas dengan yang namanya sterilisasi media. Sebab media yang di gunakan harus bersih dari microbia pathogen seperti bakteri dan jamur.

Berikut ini trik seterilisasi media :


  • Masukkan dulu sepatula yang akan di gunakan untuk menyebarkan bibit agar tidak   merepotkan saat seterilisasi alat.
  • Sepatula sebaiknya di bungukus dengan plastik dan di tutup agar lebih aman.
  • Masukkan dan tata media dalam drum pemanas untuk proses sterilisasi.
  • Panaskan media hingga suhunya mencapi 90 derajat dan bisarkan selama 8 sampai   9 jam.
  • Biarkan drum tetap tertutup untuk menghindari penguapan air pada tepi plastik.
                          

                         4. Inokulasi Bibit Jamur

    • Cuci tangan dengan sabun anti kuman dan semprot dengan alkohol 70% untuk   meminimalisir kontaminan.
    • Angkat dan keluarkan sepatula dari plastik.
    • Buka tutup wadah bibit dan aduk dengan sepatula yang sudah seteril.
    • Buka kapas di mulut plastik dan masukkan bibit setelah itu tutup kembali dengan   kapas.
    • Pasang kembali tutup media.
    • Bibit siap di inkubasi.

                                                              5. Cara Inkubasi

    • Letakkan media yang sudah di beri  bibit pada rak pentimpanan.
    • Lama inkubasi kurang lebih 40 hari dengan suhu optimal 22 hingga 28 derajat celsius.

                                                              6. Pemeliharaan

    • Selama masa pemeliharaan penutup baglog sebaiknya sedikit di buka.
    • Usahan ventilias udaranya lancar agar dapat mensuplai oksigen dengan baik.
    • Lakukan penyiraman setiap hari terutama pada saat tengah hari untuk   mempertahankan kelembaban udara.
                              7. Panen


      Jamur tiram putih sudah bisa di panen jika miselium jamur sudah putih menyeluruh..

      Dalam budidaya jamur tiram putih yang perlu di perhatikan adalah kelembaban. namun semakin lembab lingkungannya semakin memicu terjadinya kontaminan. Oleh sebab itu jika budidaya jamur tiram putih dilakukan di tempat yang lembab sebainya kadar nutrisinya dikurangi untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur penyakit.


                                    bag log siap panen umur 40 hri

       

      Mencermati faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas baglog jamur tiram putih


      Selalu saja yang menjadi pertanyaan, berapa kg jamur yang dapat dipanen dalam satu baglog jamur tiram putih?
      Pertanyaan ini sulit untuk dijawab dengan pasti, karena banyak faktor yang mempengaruhi kualitas dari baglog jamur tiram putih. Kualitas baglog dalam hal ini adalah kuantitas jamur yang dapat dipanen dari baglog itu.
      Sepanjang pengetahuan kami, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain:

      1. Kadar atau nutrisi baglog
      Banyak sekali referensi mengenai kandungan nutrisi yang dicampurkan dalam serbuk gergaji. Yang sering kami gunakan adalah :
      100 kg serbuk gergaji
      10kg - 20kg bekatul
      1kg calsium carbonate
      1kg gula

      Penggunaan nutrisi ini juga masih bisa dimodifikasi dengan menggunakan tepung jagung, kedelai, singkong, dan sebagainya.
      Mengenai jumlah prosentasenya juga beragam. Tetapi memang menurut FAO jumlah kadar 20% adalah kadar maksimal tetapi beresiko tinggi terhadap kontaminasi jika proses sterilisasinya kurang panas.

      Fungsi bekatul / tepung jagung yang kami amati adalah untuk pertumbuhan miselium awalnya. Jika kualitas bekatul baik (kandungan beras berbanding sekam tinggi) tampak miselium putih sempurna dan memanjang dengan cepat.
      Jika kandungan nutrisi kurang atau kualitas nutrisi tidak baik, pertumbuhan miselium cenderung lambat, dan tidak putih sempurna (walau akhirnya putih juga sih..). Kami sendiri pernah mengalami pengalaman buruk, ketika membeli bekatul tidak memeriksa dulu, ternyata kualitasnya jelek, kandungan sekamnya tinggi beras sedikit, akhirnya kualitas baglog pun jadi jelek, miselium tumbuh lambat, bahkan banyak yang mati..
      lha gimana nggak.. akhirnya kandungan cuma serbuk gergaji dan sekam karena kadar berasnya dikit..
      Nah.. pertumbuhan miselium yang baik akan berpengaruh terhadap produksi jamur nantinya..

                                        bibit f2 siap pakai

      2. Kualitas bibit (F2)
      Untuk menyamakan persepsi kami menyebut PDA dengan F0, kemudian turunannya pada media jagung adalah F1, kemudian turunannya dengan media gergajian adalah F2.
      Campuran F2 yang biasa kami gunakan adalah perbandingan 1 jagung 2 bekatul 3 gergajian. Bekatul yang kami gunakan pun yang harga tinggi (kandungan beras tinggi harga 2200 /kg).
      Dalam pembuatan bibit, kami bilang kalau dengan media jagung, itu berarti media "murni" jika sudah ada gergajian, maka itu adalah media campuran.
      Penggunaan jagung inilah yang memacu pertumbuhan miselium dengan cepat. Ini tampak jika kita memainkan kadar jagung. Pertumbuhan miselium teramati cepatnya pada kadar ini..
      Kualitas bibit F2 yang ditanamkan ke baglog akan teramati jika baik, maka akan cepat memutih, selanjutnya pertumbuhan miselium pun akan cepat

      3. Jenis serbuk kayu yang digunakan
      Untuk budidaya, bisa menggunakan kayu sengon laut, mahoni, mindi, kayu nangka, kayu kembang, kayu albasiah, kayu meranti dan sebagainya. POKONYA BUKAN KAYU CEMARA, DAMAR, PINUS.
      Nah.. pemilihan jenis kayu ini pengaruhnya pada berat jenisnya. Disarankan menggunakan kayu yang tidak mudah lapuk (kayu randu bisa digunakan tapi mudah lapuk, akhirnya jamur yang dihasilkan sedikit).
      Jenis kayu yang lebih keras tentunya akan menghasilkan jamur lebih banyak. Tetapi di sini sulitnya, pebudidaya tidak selalu mendapatkan jenis serbuk gergaji yang homogen, seringnya campuran.

      Ini pengalaman aja yaa..:
      • Ketika menggunakan kayu sengon laut, kami pernah mendapat 390gram /baglog untuk ukuran baglog rata-rata 1,4 kg an.
      • Ketika menggunakan kayu mahoni, kami pernah mendapat 450gram /baglog untuk ukuran balgog rata-rata 1,4kg an juga.

      Padahal kualitas campuran nutrisi sama percis.., akhirnya kami berkesimpulan, tidak bisa menjastifikasi kualitas baglog dari satu faktor saja.. faktor pemilihan jenis serbuk gergajian kayu yang digunakan juga berpengaruh besar..

      4. Kadar air dalam baglog
      Kandungan kadar air dalam baglog menurut teori adalah 65%-75%. Pengukuran kadar air ini sulit dilakukan, biasanya hanyalah berdasarkan perasaan atau pengalaman saja. Indikasinya jika digenggam menggumpal tetapi tidak terlalu basah, itulah kadar air optimalnya.. lha tapi sulit sekali menganalisa kalau hanya berdasarkan ini..
      Kadar air dalam baglog ini sangat berpengaruh dalam pertumbuhan jamur tiram nantinya. Jika kadar air kurang, maka pertumbuhan jamur tiram tidak akan bisa optimal.
      Tetapi jika kadar air berlebih, baglog akan cepat membusuk, bahkan timbul ulat. Bahkan lagi bisa menghambat pertumbuhan miselia.
      Jadi kadar air harus pas dan optimal. TErkadang untuk mengejar bobot, kadar air ditambah, ini juga malah tidak baik bagi kualitas baglog itu sendiri.

      5. Berat baglog atau volume baglog
      Produksi jamur tiram nantinya akan tergantung pada kuantitas/volume serbuk gergaji dalam baglog. Karena jamur adalah saprofit yang memakan sisa tumbuhan yang telah mati. Jadi semakin banyak volume atau bobot serbuk gergaji yang ada di dalam baglog, semakin banyak pula kemungkinan jamur yang dapat dipanen nantinya. Hal ini berhubungan langsung dengan BER (biological efficiency ratio) nya. Itulah sebabnya jika menggunakan plastik 18x35, untuk mengejar volume yang banyak, akhirnya diperlukan mesin atau alat pemadat, agar jumlah serbuk gergaji dapat tertampung lebih banyak.
      Jika tidak, memang disarankan menggunakan plastik yang lebih besar, hingga bobot dan volume baglog bisa lebih banyak..
      Artinya.., InsyaALLAH jika biaya yang dikeluarkan sama, menggunakan kadar bekatul 12% pada serbuk gergaji yang dimasukkan ke dalam baglog besar ukuran 2kg, hasilnya lebih banyak dibandingkan menggunakan kadar bekatul 20% tetapi pada baglog ukuran 1,5kg saja.
      Kadar bekatul nantinya hanya berpengaruh pada pertumbuhan miselium, tetapi pada pertumbuhan jamur, volume dan bobot serbuk gergaji yang mempengaruhi.

      6. Perawatan baglog pada masa produksi
      Kalau ini kami sarankan membaca-baca artikel kami tentang tatacara perawatan baglog jamur tiram putih.
      Perawatan/care yang diberikan petani pada kumbungnya, pada baglog jamurnya sangat berpengaruh pada kuantitas hasil panen jamur. Perawatan yang optimal, mengawasi, membersihakan, mengatur sirkulasi, tentunya akan menghasilkan jamur lebih daripada yang hanya sekedar ditaruh saja dan mengharapkan hasil panen yang optimal..
                        
              Produk yang ditawarkan:
                                                    F1
      kemasan : botol saus tomat
      harga : Rp 120.000/botol (belum termasuk ongkos kirim)
      Kegunaan : 1 botol F1 bisa diturunkan menjadi 30-35 botol F2



                      3. jenis : F3 Jamur Tiram ( bag log) ukuran 0,5x18 ,panjang 30 cm BERAT -+2 KILO.

                                             
                                            

      harga : Rp 5.000/ baglog ( belum termasuk ongkos kirim)

      minimum order 500 baglog,barang akan kami kirim setelah ada kofirmasi pembayaran dan sudah masuk rekening kami

      4. PELATIHAN BISNIS BUDIDAYA JAMUR

      BIAYA:

      1 peserta: Rp 1500.000/ 0rang
      2 peserta : Rp.1000.000/ 0rang
      3-4 peserta: Rp 800.000/orang  
      >5 pesertaa:Rp.500.000/orang


        PELATIHAN SATU PAKET
       ( VCD PROSES BUDIDAYA JAMUR TIRAM0) 2 B
      OTOL BIBIT F2 ,PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM VIA TELPON) CUMA DENGAN Rp.750.000,00  JAMINAN 100% BERHASIL...!!!
       


                                            
                                                     bukti pengiriman:
      Alamat,
      MARTAPURA kota  Jln irigasi Gg permata rt 10 rw 04 no 102
      kab banjar
      kalimantan selatan
      HUB; MEIDHANI
      EMAIL;meidhani.kalimantanselatan.1@gmail.com
      no hp;085248061618
                ;08982768760